Mengatasi Antimalware Service Executable High Memory

Mengatasi Antimalware Service Executable High Memory

Antimalware service executable high memory merupakan masalah yang sering dijumpai oleh pengguna Windows. Hal ini karena pada komputer Windows terdapat antivirus bawaan bernama Windows Defender.

Antivirus ini disediakan gratis dan tidak memberatkan komputer karena resource yang digunakan tidak banyak. Windows Defender juga memiliki fitur yang bisa dibilang lengkap dalam mendeteksi malware.

Meskipun ringan, tetapi settingan default antivirus ini memakan memori yang besar. Sehingga menyebabkan penurunan kinerja dan membuat windows menjadi lambat. Salah satu settingan default yang cukup mengganggu adalah Antimalware Service Executable.

Ini merupakan service yang dihadirkan oleh Windows Defender. Karena service ini memakan penggunaan CPU, Memori dan Disk yang tinggi.

Berikut Ini Cara Mengatasi Antimalware Service Executable High Memory

Kami akan memberikan kamu beberapa cara untuk mengatasi masalah Antimalware Service Executable High Memory. Berikut ini ada penjelasannya.

1.      Menonaktifkan Real Time Protection

Penggunaan service executable high memory diakibatkan oleh layanan antimalware yang besar karena adanya fitur Real Time Protection. Hal ini membuat komputer Windows secara terus menerus melakukan pemindaian virus.

Untuk itu menonaktifakan Real Time Protection dapat menjadi salah satu solusi mengatasi masalah ini. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah klik menu Start, lalu pilih Setting. Selanjutnya pilih Update & Security.

Lalu akan muncul beberapa menu, pilih Windows Security. Berikutnya pilih Virus & Threat Protection. Pilih Manage Setting dan nonaktifkan fitur Real-time Protection. Dengan begitu fitur Real-time Protection akan secara otomatis nonaktif.

2.   Mengubah Schedule Scan

Cara mengatasi Antimalware Service Executable High Memory selanjutnya adalah ubah jadwal scan di komputer kamu. Caranya adalah dengan masuk ke Task Schedule Windows. Pertama klik menu Start.

Ketikkan Task Scheduler. Kemudian pilih Task Scheduler Library, pilih Microsoft, lalu Windows. Setelah itu scroll mouse kebawah dan cari folder Window Security/Defender. Klik sebanyak 2 kali pada opsi Windows Defender Schedule Scan.

Akan muncul pop up dan hilangkan tanda ceklis pada bagian Run with Highest Privileges. Klik OK lalu close semua dan restart komputer kamu.

3.      Menambahkannya Pada Windows Defender Exclusion

Selain mengubah schedule scan, kamu juga dapat menambahkan antimalware service executable ke list Windows Security Exclusion. Caranya adalah dengan membuka aplikasi Windows Security/Defender.

Kemudian masuk ke menu Virus & Threat Protection. Scroll kebawah dan cari menu Exclusion. Selanjutnya klik Add or Remove Exclusion. Setelah itu klik Add an Exclusion, pada kolom ketikkan MsMpEng.exe dan pilih Add.

Setelah menambahkan ke Exclusion, langsung restart komputer kamu dan coba pergunakan komputer kamu seperti biasa.

4.      Mengakhiri Layanan Antimalware Service Executable

Service ini pada dasarnya dapat kamu akhiri. Caranya adalah dengan menggunakan Task Manager. Tekan tombol Ctrl + Shift + Esc secara bersamaan untuk membuka Task Manager. Lalu cari Antimalware Service Executable Process dan pilih End Task.

Service ini sebenarnya berfungsi sebagai layanan pindai malware di komputer. Dengan mengakhiri layanan ini maka pindai malware akan dihentikan. Kamu dapat juga mengakhirinya dengan menggunakan Antimalware dari antivirus pihak ketiga.

5.      Cek Infeksi Malware dan Update Semua Driver Komputer

Bisa jadi komputer kamu terkena infeksi malware dan menyebabkan Windows Defender mengganggu kinerja komputer. Cara mengatasinya dengan menjalankan full scan sistem menggunakan antivirus.

Langkah berikutnya yang dapat kamu lakukan adalah dengan melakukan update driver yang ada pada komputer. Hal ini dilakukan karena Driver yang belum di update akan menimbulkan bug, salah satunya Antimalware Service Executable High Memory.

Jika kamu menemukan proses Windows Defender ini berjalan di latar belakang dan banyak menggunakan penyimpanan CPU, Disk atau memori, kamu dapat melihat cara mengatasinya dengan penjelasan di atas .

Jadi cara di atas dapat membantu untuk mengatasi masalah ini. Sebab Antimalware Service Executable High Memory yang menjadi salah satu penyebab menurunnya kinerja komputer.