Apa itu Antimalware Service Executable Pada Komputer Windows
Apa itu Antimalware Service Executable Pada Komputer Windows

Apa itu Antimalware Service Executable Pada Komputer Windows

Antimalware service executable hampir ada di semua komputer Windows. Kamu pengguna komputer Windows tentu tidak akan asing dengan salah satu antivirus yaitu Windows Defender.

Windows Defender adalah program antivirus bawaan dari sistem operasi Windows. Merupakan penerus dari Microsoft Security Essentials. Program ini memastikan komputer kamu terbebas dari virus.

Banyak pengguna mengeluh saat melihat Task Manager menjalankan program Antimalware Service Executable. Program ini sendiri sebenarnya dijalankan oleh Windows Defender. Hal tersebut karena program ini merupakan bagian dari sistem antivirus.

Lalu apa sebenarnya Antimalware tersebut dan hubungannya dengan Windows Defender. Akan kami coba jelaskan itu semua sehingga membantu kamu mengetahui dan memahaminya.

Mengenal Pengertian Antimalware Service Executable

Pengertian Antimalware

Windows Defender merupakan aplikasi antivirus induknya. Sedangkan Antimalware merupakan program yang ada pada antivirus tersebut. Service ini berjalan secara background tanpa sepengetahuan dari penggunanya.

Fungsi Antimalware Service Executable

Bertugas untuk memeriksa file yang kamu akses apakah terdapat malware, memindai aplikasi berbahaya, install pembaruan antivirus dan menjalankan tugas lain kecuali mengamankan aplikasi. Karena tugas tersebut sudah dijalankan oleh antivirus.

Saat berjalan program akan mengonsumsi banyak penyimpanan. Hal ini disebabkan program perlu melakukan pemindaian file secara keseluruhan didalam sistem komputer agar terhindar dari malware.

Pada saat tertentu, Antimalware akan memakan banyak Resource yang ada pada CPU, Disk dan memory. Pada Task Manager service bernama Antimalware Service Executable. Pada kolom detail namanya adalah MsMpEng.exe. kamu dapat membuka Windows Defender Security untuk melakukan pengaturan.

Program juga secara teratur melakukan pembaruan informasi mengenai malware. Penggunaan memori akan meningkat ketika proses pembaruan ini berjalan. Saat kamu membuka aplikasi dengan ukuran besar penggunaan CPU juga meningkat.

Umumnya Windows Defender beroperasi di latar belakang dan melakukan pemindaian saat komputer sedang tidak digunakan. Program ini juga beroperasi ketika komputer digunakan, seperti melakukan update secara otomatis.

Tidak ada yang salah dengan proses tersebut, proses tersebut berjalan seperti antivirus pada umumnya. Proses ini berguna agar memperkuat sistem keamanan pada komputer kamu.

Berbahaya atau Tidak Antimalware Service Executable

Jika melihat penjelasan diatas, bisa dikatakan bahwa Antimalware ini tidaklah berbahaya. Ini merupakan program yang dirancang untuk mendeteksi keberadaan virus yang ada di komputer kamu sehingga menjadi aman.

Walaupun program ini memakan terlalu banyak memori CPU, hal ini menandakan bahwa program berjalan untuk mencegah virus. Seperti melakukan pemindaian, pembaruan dan sebagainya. Dengan begitu ini sama sekali tidak berbahaya.

Program ini sebenarnya dapat kamu nonaktifkan dengan menonaktifkan Windows Defender. Namun tidak disarankan untuk menonaktifkannya karena walaupun memakan banyak memori, namun berfungsi untuk memperkuat sistem keamanan.

Cara untuk menonaktifkannya dengan membuka aplikasi Windows Defender Security melalui menu Start. Lalu pilih Virus and Protection kemudian pilih Virus and Threat Protection Settings. Selanjutnya Disable Real Time Protection dengan membuatnya menjadi Off.

Disable ini hanya bersifat sementara. Nantinya program akan aktif kembali dengan sendirinya. Hal ini terjadi apabila komputer tidak terdeteksi menginstall pembaruan antivirus.

Jika kamu tidak ingin menggunakan antivirus bawaan atau program sejenis Antimalware Service Executable. Kamu dapat menggunakan antivirus lain seperti Avira, Avast, BitDefender dan lain-lain.

Apabila kamu memiliki laptop atau komputer dengan sistem operasi Windows. Maka antivirus bawaanya dan program Antimalware tersebut sudah dipastikan berada dalam satu paket.

Memang akan sangat mengganggu karena ketika dijalankan akan sangat memakan banyak memori. Namun pemakaian memori ini untuk Antimalware Service Executable bertujuan untuk membuat komputer atau laptop kamu aman dari serangan virus.