Asuransi adalah

Pahami Pengertian Asuransi Adalah, Manfaat, dan Jenisnya!

Secara singkat, asuransi adalah sebuah perjanjian untuk memperoleh jaminan finansial atas kerugian yang terjadi. Kini banyak orang dari berbagai kalangan sudah mulai memiliki asuransi karena asuransi memang memiliki banyak manfaat.

Memangnya, apa yang dimaksud asuransi dan manfaatnya? Ada berapa jenis asuransi? Contoh asuransi apa saja? Informasi lebih lengkap tentang asuransi akan langsung dibahas melalui artikel di bawah ini. Pastikan untuk membaca artikel hingga akhir agar mendapatkan informasi lengkapnya ya!

Pengertian dan Definisi Asuransi Adalah

Apa itu asuransi? Selain pengertian secara umum, pengertian dari asuransi juga disampaikan oleh para ahli. Berikut ini beberapa pengertian dari asuransi, yaitu:

1. Pengertian Secara Umum

Pengertian asuransi umum adalah sebuah perjanjian yang dilakukan antara dua pihak, peserta asuransi dan perusahaan penyedia jasa asuransi. Perjanjian yang dibuat tersebut berupa perjanjian pertanggungan atau jaminan.

Artinya, pertanggungan atau jaminan diberikan kepada pihak yang membayarkan iuran asuransi. Sementara pihak yang memberikan jaminan atau pertanggungan tersebut berupa perusahaan asuransi. Perusahaan ini juga memiliki tanggungjawab dalam menyimpan atau mengelola iuran asuransi. 

2. Pengertian Menurut Bahasa

Asuransi adalah kata yang berasal dari bahasa Perancis kuno “enseurance” atau “enseurer”. Di dalam Bahasa Inggris, kata tersebut sama dengan “ensure”. Artinya, asuransi adalah menjamin atau memastikan.

Di dalam perkembangannya, dalam Bahasa Inggris asuransi kini disebut dengan istilah “insurance”. Kemudian, jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia artinya “asuransi”.

Sementara dalam Bahasa Belanda, kata asuransi disebut “assurantie”. Kata tersebut sebenarnya terdiri dari dua buah kata yaitu “assuradeur” atau penanggungan dan juga “geassureerde atau artinya tertanggung.

Di dalam Bahasa Latin, kata asuransi disebut dengan istilah “assecurate” artinya meyakinkan orang.

3. Pengertian Menurut Para Ahli

Para ahli di bidang asuransi juga mengemukakan pendapat mereka tentang pengertian atau definisi asuransi menurut mereka. Berikut ini penjelasan beberapa pengertian asuransi menurut para ahli!

Abas Salim di dalam bukunya tentang asuransi menjelaskan tentang pengertian dari asuransi. Menurutnya, asuransi adalah kemauan dalam menetapkan kerugian yang sudah pasti sebagai ganti rugi besar dari suatu kejadian yang belum pasti terjadi di masa depan.

Menurut Profesor Wirjono Prodjodikoro SH, pengertian asuransi adalah Persetujuan antara pihak pemberi jaminan dengan pihak yang terjamin. Pihak yang terjamin nantinya akan menerima sejumlah uang sebagai ganti rugi atas kejadian yang belum jelas terjadi di masa depan.

Sementara itu, Profesor Mehr dan Cammack menyatakan bahwa asuransi adalah sebuah alat yang dapat digunakan untuk mengurangi risiko finansial. Prinsipnya memprediksi kerugian yang dialami individu karena suatu kejadian.

Istilah-istilah Penting di dalam Asuransi

Terdapat beberapa istilah penting yang harus dipahami dalam asuransi. Berikut ini beberapa istilah penting dan penjelasan lengkapnya untuk Anda, yaitu:

  • Polis Asuransi

Polis asuransi memiliki peranan sebagai dasar untuk membayar ganti rugi yang dialami oleh pihak tertanggung. Semua hal yang ada di dalam polis asuransi tentunya dibuat dan disepakati bersama oleh pihak tertanggung dan pihak penanggung.

  • Premi

Premi merupakan biaya atau iuran yang wajib dibayarkan oleh peserta asuransi atau pihak tertanggung kepada pihak penanggung atau perusahaan asuransi.

  • Klaim

Klaim merupakan proses pencairan dana untuk ganti rugi terhadap kejadian tertentu di masa depan. Proses klaim memiliki syarat dan ketentuan yang sudah diatur berdasarkan perjanjian polis asuransi.

Apa Saja Unsur-unsur di dalam Asuransi?

Unsur-unsur di dalam asuransi adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan asuransi. Setidaknya ada empat unsur yang ada di dalam asuransi. Apa saja unsur-unsur tersebut? Berikut ini unsur-unsur asuransi, yaitu:

1. Insured atau Pihak Tertanggung

Pihak yang menjadi peserta asuransi. Pihak tertanggung atau peserta asuransi harus membayarkan uang iuran atau premi sesuai kesepakatan kepada pihak penanggung. Pembayaran premi asuransi dilakukan setiap bulan secara berangsur-angsur.

2. Insure atau Pihak Penanggung

Pihak penanggung adalah pihak yang memberikan layanan jasa asuransi. Pihak penanggung akan menerima iuran atau premi asuransi dari peserta asuransi.

Nantinya, jika terjadi suatu peristiwa tidak sengaja yang menimbulkan kerugian, maka pihak penanggung akan memberikan sejumlah uang santunan kepada pihak tertanggung atau peserta asuransi tersebut.

3. Accident atau Peristiwa

Unsur yang ketiga adalah accident atau peristiwa yang terjadi secara tidak terduga atau tidak sengaja, sehingga menimbulkan kerugian bagi pihak tertanggung.

4. Interest atau Kepentingan

Artinya, kepentingan yang mungkin terjadi karena pihak tertanggung mengalami kerugian akibat terjadinya suatu peristiwa.

Masing-masing unsur di dalam asuransi memiliki syarat dan ketentuan tertentu. Semuanya diatur dalam perjanjian asuransi yang telah disepakati oleh kedua belah pihak. Asuransi sendiri dilindungi dan diatur juga oleh hukum yang berlaku di Indonesia.

Salah satu hukum tentang asuransi adalah Undang-undang Nomor 40 Tahun 2014. Peraturan perundangan tersebut membahas tentang Perasuransian. Undang-undang tersebut disusun dan disahkan untuk menggantikan UU Nomor 2 Tahun 1992.

Manfaat dan Keuntungan Menggunakan Asuransi

Dulu mungkin hanya sedikit orang yang menggunakan asuransi karena paham akan pentingnya asuransi. Asuransi memang sangat penting bagi kehidupan seseorang dan keluarganya. Salah satu tujuan asuransi yaitu sebagai jaminan mengurangi risiko finansial karena kejadian tidak terduga.

Selain itu, asuransi juga memiliki banyak manfaat lainnya. Apa saja manfaat dari asuransi? Berikut ini beberapa manfaat yang dapat dirasakan oleh peserta atau pihak tertanggung asuransi, yaitu:

1. Memberikan Rasa Tenang

Kejadian-kejadian yang terjadi di masa yang akan datang tentu saja tidak dapat diprediksi. Anda pastinya tidak akan pernah tahu kapan jatuh sakit atau mengalami musibah. Pembayaran premi asuransi setiap bulannya dapat membantu Anda jika sewaktu-waktu mengalami kejadian buruk tidak terduga.

Oleh karena itu, salah satu manfaat asuransi adalah memberikan rasa tenang kepada pemiliknya. Anda tidak perlu khawatir jika tiba-tiba jatuh sakit dan memerlukan biaya pengobatan yang tinggi. Pihak penyedia asuransi akan menanggung semua biaya rumah sakit yang diperlukan.

Contoh lainnya, ketika kendaraan Anda tidak sengaja mengalami kerusakan, maka biaya perbaikan dapat ditanggung oleh pihak asuransi. Anda pun tidak perlu khawatir akan mengeluarkan banyak biaya untuk perbaikan kendaraan.

2. Membantu Mengelola Keuangan

Pembayaran premi atau biaya asuransi yang dilakukan setiap bulan secara tidak langsung membantu Anda untuk menyisihkan uang dan mengelola keuangan secara lebih baik.

Ingat pengeluaran bukan hanya dilakukan untuk kebutuhan sementara, tetapi juga sebagai penunjang kehidupan di masa yang akan datang.

3. Meminimalisir Kerugian

Manfaat asuransi adalah meminimalisir kerugian finansial yang mungkin Anda alami karena peristiwa tertentu. Hal ini tentu saja akan membuat pengeluaran Anda setiap bulannya akan tetap stabil. Pengeluaran darurat akan ditanggung oleh pihak penanggung asuransi, sehingga Anda tidak rugi.

Jenis-jenis Asuransi

Jenis asuransi yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi sangat beragam. Hal ini tentu saja karena perusahaan asuransi ingin memberikan pilihan untuk kebutuhan klien yang mungkin berbeda-beda. Apa saja jenis asuransi yang ada?

Berikut ini penjelasan tentang beberapa jenis asuransi yang biasanya ditawarkan oleh pihak perusahaan penyedia asuransi, yaitu:

1. Asuransi Kesehatan

Jenis asuransi yang paling umum ditawarkan oleh pihak perusahaan asuransi adalah asuransi kesehatan. Jenis asuransi yang satu ini merupakan asuransi yang menangani berbagai masalah kesehatan yang dialami oleh peserta asuransi.

Apa saja jenis asuransi kesehatan? Jenis-jenis asuransi kesehatan meliputi:

  • Rawat Inap

Menanggung biaya rawat inap peserta asuransi yang sakit. Seluruh biaya perawatan selama rawat inap akan ditanggung oleh pihak penyedia asuransi.

  • Rawat Jalan

Selain biaya rawat inap, biaya rawat jalan peserta asuransi juga akan ditanggung oleh perusahaan penyedia jasa asuransi.

  • Kelompok

Memberikan perlindungan atau jaminan secara berkelompok, misalnya asuransi kesehatan untuk satu keluarga.

  • Personal

Memberikan perlindungan kesehatan bagi individu dan tidak dapat digunakan untuk orang lain.

  • Swasta

Asuransi kesehatan ini dikelola oleh badan swasta.

  • Pemerintah

Asuransi kesehatan yang ditanggung dan dikelola oleh pemerintah disebut dengan BPJS kesehatan.

Biaya yang ditanggung oleh perusahaan penyedia asuransi kesehatan umumnya berbeda-beda. Hal ini tergantung besarnya premi yang dibayarkan oleh peserta asuransi setiap bulannya. Semakin tinggi iuran premi yang dibayarkan, maka umumnya jenis biaya kesehatan yang ditanggung semakin lengkap.

2. Asuransi Jiwa

Jenis asuransi adalah asuransi yang memberikan keuntungan finansial ketika peserta asuransi meninggal dunia. Uang santunan dari asuransi biasanya akan diberikan kepada pihak keluarga, sehingga bisa juga menjadi warisan.

Klaim asuransi jiwa dapat dilakukan apabila peserta asuransi meninggal karena tidak sengaja atau bukan karena disengaja (bunuh diri). Namun, ada juga perusahaan yang memperbolehkan peserta asuransi atau pemegang polis untuk mencairkan atau klaim dana tersebut sebelum meninggal dunia.

Jenis asuransi jiwa ada empat, yaitu:

  • Asuransi jiwa berjangka/ term life insurance.
  • Asuransi jiwa seumur hidup/ whole life insurance.
  • Asuransi jiwa dwiguna/ endowment insurance.
  • Unit link.

3. Asuransi Penyakit Kritis

Selain asuransi kesehatan dan asuransi jiwa, jenis asuransi lainnya adalah asuransi penyakit kritis. Jenis asuransi ini hanya melindungi Anda dari beberapa penyakit kritis tertentu, yaitu serangan jantung, stroke, dan kanker.

Seluruh biaya pengobatan penyakit kritis tersebut akan dibiayai oleh perusahaan asuransi. Namun, Anda harus mendaftar jenis asuransi ini sebelum didiagnosa menderita penyakit-penyakit kritis.

4. Asuransi Kendaraan

Selain untuk jaminan kesehatan dan jiwa seseorang, peserta asuransi juga dapat mendaftarkan kendaraan bermotor yang dimilikinya untuk mendapatkan asuransi. Jenis asuransi seperti itu disebut juga sebagai asuransi kendaraan.

Asuransi kendaraan bermotor juga sangat penting karena kendaraan memiliki risiko tinggi terhadap kerusakan maupun hilang. Anda pun tidak perlu repot menanggung biaya perbaikan ketika kendaraan mengalami kerusakan.

Seluruh biaya perbaikan kendaraan akan ditanggung oleh pihak penyedia asuransi kendaraan.

5. Asuransi Pendidikan Anak

Pendidikan anak-anak sangat penting bagi kehidupannya di masa yang akan datang. Persiapan pendidikan anak perlu dilakukan sejak dini agar ia dapat memperoleh pendidikan yang layak ketika mulai menempuh pendidikan nantinya.

Salah satu cara untuk mempersiapkan pendidikan anak sejak dini adalah dengan mengikuti asuransi pendidikan. Secara umum, terdapat dua jenis pendidikan anak yang dapat dipilih yaitu asuransi dwiguna dan asuransi unit link.

Asuransi pendidikan dwiguna adalah asuransi yang terdiri dari proteksi jiwa dan deposito. Jenis asuransi pendidikan yang satu ini akan memberikan perlindungan atau jaminan biaya pendidikan anak ketika orang tuanya mendadak meninggal atau cacat, sehingga tidak mampu mencari nafkah.

Sementara asuransi pendidikan unit link merupakan asuransi jiwa sekaligus investasi. Keuntungan dari investasi dapat dibagi sesuai dengan jenjang pendidikan anak yang akan ditempuh.

6. Asuransi Investasi

Asuransi investasi juga merupakan jenis asuransi yang disediakan oleh perusahaan asuransi tertentu. Jenis asuransi adalah asuransi perlindungan terhadap nilai uang yang berasal dari pengembangan dana investasi tertentu.

Jika Anda mengikuti jenis asuransi ini, maka sebagian dari premi akan dialokasikan untuk investasi bisnis tertentu. Sementara sisa premi lainnya akan dialokasikan untuk perlindungan kesehatan, jiwa, kecelakaan, dan penyakit kritis.

7. Asuransi Perjalanan

Jenis asuransi adalah asuransi yang pada umumnya sangat dibutuhkan ketika Anda melakukan perjalanan. 

Manfaat dari asuransi perjalanan adalah menanggung biaya akibat keterlambatan perjalanan, kerusakan atau kehilangan barang bagasi, biaya pengobatan, dan risiko kecelakaan perjalanan.

Biasanya ketika pembelian tiket kendaraan, Anda juga bisa langsung mendapatkan asuransi perjalanan dengan membayar biaya tertentu. Biaya asuransi perjalanan dapat dibayarkan ketika Anda membeli tiket pesawat, kapal laut, kereta, dan berbagai jenis kendaraan umum lainnya.

Batas waktu jenis asuransi perjalanan hanya berlaku ketika sedang berada di dalam perjalanan, sehingga waktunya memang relatif singkat dibandingkan dengan jenis asuransi lainnya. Beberapa perusahaan asuransi juga menyediakan asuransi perjalanan liburan dalam batas waktu tertentu.

8. Asuransi Kecelakaan

Kecelakaan kerja yang tidak terduga dapat sewaktu-waktu terjadi kepada Anda. Kerugian finansial akibat kecelakaan kerja dapat diminimalisir dengan adanya asuransi kecelakaan. Oleh karena itu, pada umumnya banyak perusahaan yang menyediakan jenis asuransi ini kepada para karyawannya.

Namun, apabila perusahaan tempat Anda bekerja tidak memberikan fasilitas asuransi ini, maka Anda sebaiknya untuk mendaftarkan diri secara pribadi di perusahan penyedia layanan asuransi jiwa. Hal ini sangat penting dilakukan terutama untuk Anda yang memiliki risiko kecelakaan kerja tinggi.

Perusahaan penyedia layanan asuransi akan memberikan uang santunan jika Anda meninggal karena kecelakaan kerja. Selain itu, uang santunan juga akan diberikan ketika Anda mengalami cacat karena kecelakaan kerja.

9. Asuransi Hari Tua

Jenis asuransi lainnya adalah asuransi hari tua. Asuransi ini akan memberikan perlindungan atau proteksi dan jaminan kepada peserta atau pemegang polis ketika sudah lanjut usia atau memasuki usia pensiun. Artinya, ia tidak dapat menghasilkan uang lagi atau bekerja produktif.

Asuransi hari tua tentu saja akan sangat menguntungkan Anda di masa tua nantinya. Anda bahkan bisa merencanakan masa pensiun dengan mengikuti asuransi ini. Pastikan untuk memilih besarnya premi asuransi hari tua sesuai dengan kemampuan finansial Anda ya.

Contoh-contoh Asuransi

Kini banyak perusahaan asuransi yang menawarkan dan memberikan jasa asuransi kepada banyak orang. Jenis asuransi yang ditawarkan pun sangat beragam.

Beberapa contoh penyedia jasa asuransi, yaitu asuransi AIA, asuransi Astra, asuransi ACA, asuransi Allianz, asuransi BNI Life, jenis asuransi prudential, dan lain sebagainya. Masing-masing perusahan penyedia jasa asuransi tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Anda harus mencari tahu informasi lengkap tentang masing-masing asuransi yang ditawarkan oleh setiap perusahaan penyedia jasa asuransi. Pastikan Anda memilih asuransi dari perusahaan asuransi terbaik yang sesuai dengan kebutuhan.

Asuransi adalah sebuah perjanjian yang dilakukan oleh pihak tertanggung dan pihak penanggung untuk menjadi jaminan finansial atas kejadian yang mungkin terjadi di masa depan. Banyak jenis asuransi yang bisa Anda dapatkan untuk memperoleh banyak manfaat.