Cara Menentukan Stop Loss Dalam Trading

Cara Menentukan Stop Loss Dalam Trading

Beberapa masalah yang sering dihadapi oleh trader pemula adalah merasa kesulitan untuk menentukan stop loss. Maka dari itu penting bagi setiap trader untuk mengetahui cara menentukan stop loss dalam trading agar tidak mengalami kerugian.

Jika seorang trader merasa kesulitan untuk menentukan stop loss kemungkinan trader tersebut akan mengalami kondisi nyangkut. Kemudian modal akan hilang atau bahkan tidak bisa ditarik sama sekali.

Kondisi nyangkut tersebut bisa terjadi karena berbagai macam faktor, salah satunya seperti kondisi fundamental yang kurang bagus. Untuk menghindari resiko terjadinya kerugian atau kondisi nyangkut agar kerugian bisa diminimalisir.

Cara Menentukan Stop Loss Dalam Trading

Ada beberapa cara untuk menentukan stop loss ketika melakukan trading, dalam menentukan stop loss bisa berbeda-beda tergantung dari aset yang dimiliki. Simak berikut ini beberapa cara menentukan stop loss dalam trading.

  • Mathematical Stop Loss

Strategi untuk menentukan stop loss ini biasanya paling banyak digunakan oleh pemula karena penerapannya yang mudah. Anda dapat melihat berapa persentase kerugian dan dapat membatasi kerugian yang mungkin terjadi.

Pengunaan metode mathematical stop loss sering menggunakan persentasi 5 persen dalam jangka pendek atau menengah. Persentase tersebut diambil dari pengukuran harga beli maksimal yang diarik kebawah memakai fitur indo line charting emtrade.

  • Technical Stop Loss

Sementara strategi technical stop loss sering digunakan jika harga turun dari level support. Namun anda harus sudah mengetahui bagaimana cara mengetahui dan menentukan area support dan resistance dari aset.

Biasanya metode technical stop loss dilakukan dengan memberikan stop loss dibawah level support. Harga saham jika sudah berhasil mencapai breakout kemungkinan akan mengalami koreksi normal sampai area support kembali.

Pada kondisi seperti itu anda bisa menentukan stop loss dibawah support agar tidak terjadi kerugian. Strategi ini juga bisa dilakukan oleh pemula trader dan sudah banyak juga digunakan oleh trader professional.

Langkah Menentukan Stop Loss

Dari kedua strategi terebut diatas anda sudah bisa melihat strategi atau metode untuk menentukan stop loss yang paling sesuai dengan kondisi trading. Karena setiap trader pasti mengalami kondisi trading yang berbeda sesuai dengan aset yang dimiliki.

Untuk menentukan stop loss bisa juga menggunakan beberapa langkah bisa melakukan time frame yang besar. Dengan begitu anda bisa melihat arah tren pergerakan harga.

Disini anda juga bisa menggunakan far point agar bisa mengikuti arah tren dengan lebih aman. Kemudian hindari jika terjadi false break resistance selama beberapa kali. Jika sudah melakukan break pertama kamu bisa juga melakukan take profit.

Jika ingin menentukan stop loss dengan lebih mudah anda juga bisa membuat target keuntungan dibandingkan dengan resiko kerugian yang mungkin didapat. Anda bisa membuat rasio sebagai wakil proyeksi kerugian yang ditanggung trader.

Kemudian buat target proyeksi keuntungan dibandingkan dengan modal ketika bermain saham gorengan. Buat juga terget proyeksi keuntungan yang bedasarkan pada analisis teknikal.

Pada umumnya strategi untuk menentukan stop loss memiliki tingkatan tertentu, ada yang benar-benar membutuhkan analisis panjang dan ada juga yang mudah. Setiap hasil yang didapat dari metode yang dipakai juga berbeda.

Sebaiknya trader mempelajari semua metode atau strategi yang bisa digunakan dalam menentukan stop loss. Agar bisa menerapkan berbagai metode yang ada pada kondisi pasar yang terjadi secara real time.

Itulah beberapa penjelasan mengenai cara menentukan stop loss dalam trading agar bisa mengurangi potensi kerugian. Dalam praktiknya untuk para pemula harus selalu hati-hati dalam melakukan berbagai aktivitas trading.