keputihan berwarna kekuningan

Keputihan Berwarna Kekuningan? Ini Sebab dan Solusinya

Keputihan berwarna kekuningan atau keruh merupakan suatu kondisi dimana ketika vagina tengah mengalami infeksi, baik berupa jamur, bakteri atau dikarenakan parasit. Selain itu terjadinya keputihan ini juga merupakan suatu pertanda adanya kanker rahim.

Meski keputihan ini umum terjadi terutama ketika wanita masih mengalami menstruasi, namun keputihan ini juga memiliki kondisi yang berbeda-beda. Seperti warna, bau, serta tekstur cairan yang keluar. Keputihan yang umum putih, bening, atau sedikit kekuningan.

Penyebab Keputihan Berwarna Kekuningan

Namun, pada kondisi tertentu atau ketika cairan yang keluar berwarna kuning pekat dan berbau amis maka Anda wajib waspada. Berikut adalah yang menyebabkan kondisi-kondisi tersebut.

1. Gonore

Salah satu yang menyebabkan infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae yang merupakan Gonore. Biasanya gejala ini akan terlihat sekitar dua minggu setelah tertular.

Terdapat ciri-ciri umum gonore yang dialami oleh wanita, diantaranya adalah adanya rasa nyeri ketika tengah buang air kecil, muncul bercak darah, adanya pembekakan pada vulva, dan juga keluarnya cairan berwarna kuning seta keruh pada vagina.

2. Trikomoniasis

Penyebab keputihan berwarna kuning yang selanjutnya adalah adanya parasit Trichomonas vaginalis yang menyebar. Biasanya penyakit ini diakibatkan oleh hubungan seksual. Bagi penderita penyakit ini biasanya akan mengeluhkan kuantitas keputihan yang berlebihan.

Tidak hanya itu saja, penyakit ini juga dapat menyebabkan bau yang tidak sedap, seta cairan yang berwarna kuning kehijauan. Selain itu penderita juga mengalami rasa gatal pada area vagina, dan juga rasa sakit pada bagian bawah perut.

3. Infeksi Jamur

Menurut dokter kandungan dan pakar kesehatan reproduksi dari Amerika, Pari Ghodi, M.D, menyatakan bahwa keputihan yang terjadi pada vagina yang dialami yaitu disebabkan oleh infeksi jamur.

Infeksi jamur ini memiliki ciri cairan yang dikeluarkan berwarna kuning pucat atau kehijauan, mengeluarkan bau yang menyengat, dan juga tampak menggumpal berair.

Selain itu infeksi jamur juga dapat mengakibatkan rasa gatal pada vagina, perut bagian bawah akan terasa sakit, serta nyeri pada waktu buang air kecil.

4. Infeksi Bakteri Vagina

Vaginitis atau infeksi bakteri vagina merupakan infeksi yang terjadi pada organ kemaluan wanita. Penyakit ini disebabkan oleh adanya serangan bakteri Gardnerella vaginalis dan juga Peptococcus.

Gejala yang ditimbulkan dari bakteri vagina ini adalah adanya kemerahan, muncul cairan kekuningan yang berbau amis dari dalam vagina, serta adanya rasa gatal dan juga nyeri pada vulva.

Cara Mengatasi Keputihan Berwarna Kekuningan

Untuk mengobati keputihan kuning ini tergantung pada penyebabnya. Berikut adalah cara mengatasi keputihan berwarna kuning.

  1. Keputihan yang diakibatkan oleh infeksi jamur yang terdapat pada vagina ini dapat diatasi dengan memberikan krim anti jamur yang dijual bebas di pasaran, seperti nystatin, miconazole, atau ketoconazole.
  2. Keputihan yang disebabkan oleh gonore dapat diobati dengan mengkonsumsi antibiotik atau juga dapat dengan melalui injeksi. Jenis antibiotik yang dapat digunakan, yaitu ceftriaxone dan azithromycin yang bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan bakteri.
  3. Keputihan yang disebabkan oleh Trikomoniasis dan juga infeksi bakteri vagina ini dapat diobati dengan cara oral dan juga topikal. Untuk yang dikonsumsi secara oral , yaitu antibiotik seperti tinidazole dan metronidazole.

Sedangkan untuk obat oles dapat menggunakan obat topikal yang berupa kri, seperti clindamycin yang dioleskan pada vagina.  

Di atas merupakan penyebab serta cara-cara dalam mengatasi keputihan berwarna kekuningan yang disebabkan oleh bakteri sehingga menimbulkan rasa yang tidak nyaman.